Daniel Sparringa, lahir dan menempuh pendidikan sekolah dasar sampai perguruan
tinggi di Surabaya. Setelah menamatkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik
di Airlangga Surabaya pada tahun 1983, ia mengambil program master di bidang
sosiologi di Flinders University, Australia pada tahun 1991. Pada tahun
1997 ia menyelesaikan program doctor pada universitas yang sama dengan
judul disertasi "Discourse, Democracy and Intellectuals in New Order
Indonesia"
Mengajar di jurusan sosiologi dan pasca-sarjana di Universitas Airlangga sejak
tahun 1983 sampai sekarang dan juga mengajar di pasca-sarjana bidang manajemen
di Universitas Surabaya. Di samping itu, ia adalah Ketua Laboratorium Isu-Isu
Pembangunan di Fakultas Sosial dan Politik di Airlangga sejak tahun 1997 sampai
sekarang. Anggota Dewan Riset Indonesia sejak 1999- sampai sekarang. Anggota
Dewan Penasehat Pemerintah Jawa Timur tahun 1999-sampai sekarang. Facilitator
'Scenario Planning for the Working Group of Indonesia Future tahun 1999-2000'.
Penasehat Senior untuk UNDP February-May 2003. Analis dan komentator di beberapa
media.
Ia adalah intektual yang sangat produktif menulis dan menjadi nara sumber tentang
demokrasi, konflik dan militer di berbagai jurnal dan media sejak 1997, diantaranya
adalah The Future of Democracy in Indonesia: A Discourse Analysis on the
Development of Indonesian Civil Society, disampaikan di Seminar "Trends
in Indonesia" (ISEAS), Singapore 28 April 2000; dan dipresentasikan
dengan berbagai revisi di "Islamic and Modern Concept of Governance
and Democracy" yang diselenggarakan oleh Friedrich-Naumann-Stiftung,
Jakarta April 11 & 12, 2000. Tulisan lainnya adalah Transisi Demokrasi di
Indonesia: Sebuah Refleksi Teoretis: disampaikan dalam Konvensi Ilmu Pengetahuan
Nasional yang diselenggarakan oleh LIPI, Jakarta Agustus 2003 dan TNI: Sebuah
Refleksi Kritis atas Sejarah, disampaikan dalam Seminar yang diselenggarakan
oleh Sekolah Staf dan Komando (SESKO) TNI, Bandung: 9-10 Mei 2000.
Disamping itu, ia juga menjadi narasumber di berbagai seminar internasional
di antaranya adalah Memory Across Generations: The Future of Never Again
(Buenos Aires, Argentine, 2002), Asia Europe Roundtable II (Oxford-UK,
2001), Alternative Truth Telling (Cape Town, South Africa, 2000), EU-Indonesia
Meeting (The Hague-Netherlands, 2000),The Future of East Timor
(London-UK, 1999)