Ignas Kleden lahir di Larantuka dan menamatkan sekolah menengah dan BA di Flores. Mendapatkan gelar Master dari Hochschule Fuer Philosophie, Munich, Jerman, 1979 -1982 dan meraih gelar doktor sosiologi pada University of Bielefeld, Jerman 1995. Saat ini mengajar di Universitas Indonesia dan STF Driyarkara, Jakarta. Sebagai anggota tetap The International House of Japan sejak 1997. Sebagai Outside Examiner, Jurusan Ilmu Politik Monash University, Australia sejak tahun 1989.
Selain itu, tercatat pula sebagai pendiri Masyarakat untuk Studi Politik dan Ekonomi pada tahun 1988. Pendiri dan direktor Media Research Ignas Kleden & Associates/MRIKA, Jakarta, 2001 sampai saat ini. Pendiri dan Direktur Eksekutif pada Center for East Indonesian Affairs/CEIA, Jakarta, 2001 sampai saat ini. Ketua The KAAD (Catholic Academic Exchange Service of Germany) di Indonesia, Januari 2001. Pendiri dan direktur The Go-East Institute/Research Institute for East-Indonesian Affairs, Jakarta, Maret 2000 - Oktober 2001. Anggota pengurus, Peace and Justice, Indonesian Bishops' Conference, 2000 sampai sekarang. Kolumnis untuk Kompas, Tempo, The Jakarta Post, Journal Pasar Modal.
Ia merupakan peneliti dan penulis yang sangat produktif dalam bahasa Indonesia dan Inggris seperti: Country Report: Transnationalization of Life-Style: Indonesian Experience, PRISMA (English), No. 34, December 1984. Country Report: Social Sciences in Indonesia: State of The Art, dalam NEW ASIAN VISION, Country Report: Tradition or Traditionalism? PRISMA (Indonesian), No. 8, August 1986. Regional Report: South-East Asia: Cultural Adaptation or Cultural Doubt?, dalam NEW ASIAN VISION, Vol. 4., No.2, 1987. Peneliti nasional untuk Universitas PBB dalam joint-research program 6 (enam) negara asia pada bidang negara, politik ekonomi, perubahan sosial serta budaya dan agama. 1984 - 1987.
Sebagai editor Jurnal Ilmu Sosial PRISMA, Jakarta, 1982-1989. Koordinator Penerbitan pada Yayasan Ilmu Sosial, Jakarta, 1978-1979. Editor buku-buku Ilmu Sosial pada Yayasan Obor Internasional, Jakarta, 1975-1976. Penterjemah buku-buku Teologi dari Bahasa Jerman di Nusa Indah, Ende, Flores, 1970-1971.
Dengan menguasai tiga bahasa asing: bahasa Inggris, Jerman dan Latin dengan baik memungkinkan ia menjadi narasumber masalah sosial dan politik sejak 1984 di berbagai forum nasional dan internasional diantaranya: The 3rd International Conference and Workshop on "Indonesia in Transition", LabSosio, KNAW (The Royal Dutch Academy of Sciences), August 25th, 2003, dengan makalah : Globalization, Nation-State and The Quest for Nation. Konferensi internasional tentang "Humanitarian Assistance & Comprehensive Security", University of Groningen, The Netherlands, November 11, 2003, dengan makalah: Religion and Comprehensive Security. Memenuhi undangan DAAD (Jerman) sebagai pengamat persiapan terakhir Pemilu di Jerman 2002. Sebagai pembicara pada konferensi tentang "Public(s) in Crisis di Thailand, 2002. Nara sumber pada Brussels Meeting April 9 - 13, 2001, antara beberapa tim kerja resolusi konflik Indonesia dan Parlemen Eropa dan European Commission di Brussels. Konferensi Internasional tentang "Local Culture and Cosmopolitanism", Patna, Pakistan), February 21 - 27, 2001.
Disela kesibukannya, ia masih tetap mengembangkan hobinya bersama istri dan seorang putranya sebagai peminat musik klasik, membaca buku-buku sastra, ilmu-ilmu perbandingan agama dan budaya.