Konferensi Pers Deklarasi Komunitas Dialog Partai Politik Indonesia
Pada tanggal 14 Juni 2007 bertempat di kantor Komunitas Indonesia untuk Demokrasi dilangsungkan konferensi pers Kesepakatan Tujuh Partai Politik: Partai Golkar, PDI-P, PPP, PD, PAN, PKB, dan PKS dalam mengakomodasi kebutuhan untuk mendorong kerja sama yang lebih efektif di antara partai-partai politik di Indonesia. Sebagai salah satu upaya dalam menjawab pelbagai tantangan strategis di tingkat lokal, nasional, dan global melalui wadah yang disebut dengan Komunitas Dialog Partai Politik Indonesia (KDPP) yang dideklarasikan pada tanggal 28 Mei 2007.
Melalui komunikasi dan diskusi-diskusi diharapkan mencakup tema-tema politik jangka panjang yang lebih luas dari sekedar soal pemerintahan dan persaingan di antara partai politik. Sebagai titik tolak diusulkan dua tema yaitu bagaimana Indonesia dapat mencari jalan untuk mewujudkan demokrasi dan kesejahteraan dan bagaimana mencari modus vivendi di antara kepentingan tersebut tanpa yang satu harus mengorbankan yang lainnya, sebagaimana pernah kita alami pada masa sebelum Reformasi 1998. Kepentingan nasional yang menjadi landasan kerja sama ini dibangun di atas prinsip-prinsip saling menghormati, tanggung jawab bersama, kesetaraan, dan kepercayaan di antara anggota.
Ketujuh partai tersebut terwakili dalam DPR-RI dan merupakan anggota delegasi yang melakukan kunjungan politik ke Belanda pada tanggal 24 - 28 April 2007, atas undangan the Netherlands Institute for Multiparty Democracy (NIMD) di Den Haag dan Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) di Jakarta. Ketujuh anggota delegasi tersebut adalah:
Firman Soebagyo (Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat Partai Golkar);
Yasonna Hamonangan Laoly (Wakil Sekretaris Fraksi Bidang Politik Hukum dan Keamanan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan);
Husnan Bey Fananie (Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan) dan M. Romahurmuziy (Wakil Sekjen Partai Persatuan Pembangunan);
Hadi Utomo, (Ketua Umum Partai Demokrat) dan Anas Urbaningrum, (Ketua bidang Politik-Partai Demokrat);
Abd. Rohim Ghazali (Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional) dan Agung Mozin (Wakil Sekjen Partai Amanat Nasional);
Ahmad Niam Salim (Ketua Dewan Tandfidz Partai Kebangkitan Bangsa);
Fitra Arsil (Kepala Bidang Hukum dan HAM Partai Keadilan Sejahtera,) dan Achyar Eldine (Kepala Bidang Otonomi Daerah dan Pemerintahan Partai Keadilan Sejahtera).
Keanggotaan dalam Komunitas Dialog Partai Politik ini terbuka untuk anggota-anggota baru dari tujuh partai politik pendiri forum tersebut. Pelaksanaan dialog ini akan difasilitasi oleh KID sekurang-kurangnya dalam tahap awal.
Konferensi Pers pembentukan Komunitas Dialog Partai Politik Indonesia yang di prakarsai tujuh partai yaitu, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera yang difasilitasi Komunitas Indonesia untuk Demokrasi. (dari kiri ke kanan) Abd. Rohim Ghazali (Wakil Sekjen PAN), Ahmad Niam Salim (Ketua DPP PKB), Said Fazili (Wakil dari Kedutaan Belanda), Ignas Kleden (Ketua KID), Husnan Bey Fananie (Wakil Sekjen-DPP PPP), Agung Mozin (Wakil Sekjen PAN), Firman Soebagyo (Ketua Bid Kesejahteraan Rakyat-DPP Golkar), Fitra Arsil (Ketua Bidang Hukum dan HAM-DPP PKS) dan Anas Urbaningrum (Ketua Bidang Politik-DPP PD).